Tekanan Darah Tinggi Disebabkan Lembur?

Playxfit – Lembur di kantor bisa membuat Anda mendapatkan promosi, tetapi itu juga bisa menyebabkan sesuatu yang tidak diinginkan: tekanan darah tinggi.

Bekerja 49 jam atau lebih per minggu dikaitkan dengan kemungkinan 66% lebih tinggi terkena hipertensi, menurut sebuah studi American Heart Association yang   didanai oleh Canadian Institutes of Health Research. Ada kemungkinan yang lebih besar untuk mengembangkan “hipertensi bertopeng”. Ini merupakan suatu kondisi yang sering tidak terdeteksi selama kunjungan dokter rutin.

Sementara itu, bukan hanya pekerja yang membakar minyak tengah malam yang berisiko lebih tinggi. Bahkan bekerja sedikitnya 41 jam seminggu, hanya satu jam lebih lama dari minggu kerja biasa, meningkatkan risiko tekanan darah tinggi.

Dalam studi tersebut, para peneliti melacak lebih dari 3.500 karyawan  di tiga lembaga publik di Quebec selama periode lima tahun. Partisipan mengenakan alat pemantau tekanan darah yang melakukan pembacaan reguler, sementara para peneliti mengendalikan faktor-faktor termasuk usia orang, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, status merokok, indeks massa tubuh, tingkat stres kerja dan variabel lainnya.

Baik hipertensi biasa dan hipertensi bertopeng menempatkan pasien pada risiko yang lebih tinggi untuk penyakit kardiovaskular. Faktor-faktor lain di luar ruang lingkup penelitian juga bisa berperan dalam mempengaruhi tekanan darah pekerja.

Baca Juga: Konsumsi Kopi Dapat Mengurangi Resiko Demensia

Saran Trudel kepada mereka yang bekerja berjam-jam. Ia menyarankan untuk mencoba mengenakan monitor jantung untuk memantau tekanan darah Anda selama periode waktu tertentu saat lembur.

Ia pun menyarankan agar masyarakat lebih sadar akan kesehatan jantung yang bisa dipengaruhi oleh jam kerja yang panjang. Dan bila memang pekerjaannya menuntut mereka untung bekerja pada jam-jam tertentu, maka lebih baik mereka memeriksa kesehatan secara regular.

Satu dari lima orang dengan hipertensi bertopeng tidak pernah mendaftar memiliki tekanan darah tinggi dalam pengaturan klinis. Menunda diagnosis dan pengobatan dapat menempatkan pasien pada risiko yang lebih besar dari penyakit serius atau kematian.

Lebih baik menjaga kesehatan sebelum terkena penyakit apa pun. Sebanyak apa pun Anda mendapatkan honor dengan memperbanyak jatah lembur, tetapi kesehatan harus selalu menjadi prioritas utama Anda.