Penyebab dan Cara Mengatasi Tulang Ekor yang Sakit

Playxfit – Tulang ekor merupakan titik temu beberapa otot kecil yang menyangga beberapa tulang di panggul, tanpa memiliki tulang ekor yang sehat, Anda tidak dapat duduk dengan nyaman. Sekarang, banyak sekali orang di usia muda yang mengalami sakit pada tulang ekor. Biasanya kita berpikir bahwa sakit pada tulang ekor dialami oleh orang yang sudah berumur saja. Maka dari itu, ketika tulang bagian belakang kita sakit di usia muda, pasti memunculkan pertanyaan dan keresahan akan apa penyebab dari munculnya kesakitan tersebut ? Dan bagaimana caranya untuk mengatasi rasa sakit yang tak kunjung reda akibat tulang ekor?

Penyebab Tulang Ekor Sakit

Tulang ekor atau tulang bagian belakang sakit disebabkan oleh banyak hal dan kemungkinan yang Anda sadar maupun tidak sadari. Penyebab pertama adalah cedera pada bagian belakang tubuh, bisa timbul memar, retak tulang, atau pergeseran tulang. Biasanya cedera tersebut disebabkan oleh jatuh, terlalu lama duduk di alas keras, atau melakukan aktivitas yang menyebabkan adanya tekanan di tulang belakang Anda.

Selain cidera, mungkin Anda memiliki kelainan bentuk tulang ekor yang menyebabkan nyeri tak tertahankan pada bagian belakang Anda. Duduk terlalu lama juga dapat memberikan tekanan bagi tulang ekor Anda. Selain itu, berat badan Anda mempengaruhi tekanan tulang ekor. Penyebab lainnya bisa dipengaruhi oleh penuaan seperti osteoartritis dan rheumatoid artritis.

 

Atasi Nyeri Tulang Ekor

Nah, untuk mengatasi sakit atau nyeri pada tulang belakang Anda, ada beberapa cara sederhana yang bisa Anda lakukan. Kompres bagian yang sakit dengan air hangat atau es kurang lebih 10-15 menit. Kemudian,Anda dapat mencoba duduk di bantal bentuk donat yang lembut dan nyaman. Posisi duduk yang lebih condong ke depan juga dapat membantu pemulihan tulang ekor Anda yang sakit. Jika, nyeri masih terus menganggu Anda, lakukan pijatan di area yang sakit, cukup pijat pelan dan kembut saja, jangan terlalu keras memijat bagian tulang ekor karena sangat berbahaya untuk Anda. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi obat pereda nyeri seperti paracetamol.

Saran terakhir adalah memeriksakan diri Anda ke dokter jika semua cara sudah Anda lakukan namun tidak kunjung membantu Anda. Dengan diperiksa lebih teliti lagi oleh dokter dapat memberikan solusi terbaik untuk Anda.