Bahaya Minuman Manis

Bahaya Minuman Manis Menyambut bulan suci ramadhan, banyak sekali orang mengonsumsi teh manis dan kopi pada saat sahur. Padahal kebiasaan ini tidak seharusnya dilakukan saat bulan puasa. Dokter kesehatan menyatakan bahwa lebih baik mengonsumsi dua jenis minuman ini, ketika berbuka puasa. Dimana hal ini dilakukan untuk mencegah seseorang terlalu sering membuang air kecil saat berpuasa.

Bahaya Minuman Manis

Bahaya Minuman Manis

Minuman manis seperti kopi, teh dan minuman soda. Memiliki efek Diurektik, sehingga sangat tidak dianjurkan pada saat sahur. Dikarenakan cairan yang sudah masukkan akan keluar, Tidak hanya itu saja. Efek diurektik meningkatkan risiko kehilangan cairan pada tubuh. Tentunya kondisi semacam ini bisa membuat orang pada saat bulan puasa mengalamin dehidrasi. Dimana kulit juga bisa terlihat sangat kering ketika nantinya orang mengalamin dehidrasi.Bahaya Minuman Manis

Dimana nantinya ketika anda sahur, isilah tubuh terlebih dahulu dengan air putih. Anda juga bisa mengkonsumsi satu gelas setelag bangun tidur dan satu gelas lagi setelah makan besar. Dan anda juga bisa mengkonsumsi buah-buahan, yang sangat lebih berguna ketimbang anda mengkonsumsi kopi, teh dan minuman soda. Dan para ahli kesehatan juga mengajurkan memakan buah-buahan terlebih dahulu saat sahur. Lebih efektif ketimbang membuka puasa dengan makanan dan minumam yang mengandung gula pasir. Dimana buah sendiri mengandung karbohidrat dan gula, tersedia juga kandungan serat yang sangat baik untuk tubuh. Bahaya Minuman Manis

Dimana gula pasir sendiri tidak ada mengandung serat. Berbeda dengan kurma yang mengandung serat yang sangat unggul, dan untuk anda yang terkena diabetes. Buah kurma bisa anda konsumsi dua sampai tiga butir, yang bermanfaat mengembalikan gula yang tadinya turun. Jadi Bahaya Minuman Manis sangat berbaha, anda tidak dilarang minum seperti soda saat berbuka puas, namun disarankan untuk menghindari jenis minuman semacam ini pada saat berbuka.

Baca Juga : Lompat Tali Efektif Bakar Kalori