Atasi Perut Sakit Saat Menstruasi Hari Pertama

Playxfit – Hari pertama menstruasi atau haid pasti sangat menyiksa bagi sebagian wanita. Rasa sakit yang dialami bisa sampai menganggu aktifitas sehari-hari. Lantas bagaimana ya caranya untuk mengurangi bahkan menghilangkan rasa sakit pada saat haid hari pertama?

1. Rutin Berolahraga

Pertama, Anda dapat mencoba untuk rutin berolahraga. Haid bukan kendala Anda untuk tidak berolahraga, justru tetap aktif secara fisik dapat membantu mengurangi rasa sakit dan kram perut saat haid.

Menurut penelitian, wanita yang rutin berolahraga 30 menit selama 3 hari dalam seminggu mengalami perbaikan gejala nyeri haid yang cukup signifikan.

 

2. Konsumsi Kunyit

Kedua, Anda dapat mencoba mengonsumsi kunyit. Kandungan Kurkumin dalam kunyit dapat membantu meredakan gejala sindrom pramenstruasi (PMS).

Menurut penelitian yang mengamati 70 wanita yang mengonsumsi dua kapsul kurkumin selama 7 hari sebelum menstruasi dan tiga hari setelahnya. Peserta melaporkan penurunan PMS yang signifikan.

Kunyit diyakini ampuh mengatasi rasa nyeri berupa kram perut, karena kandungan kurkuminnya dapat menghambat produksi prostaglandin berlebih yang ada dalam rahim.

 

3. Kompres Air Hangat

Selanjutnya, jika belum mempan Anda dapat mengompres perut Anda dengan air hangat. Menerapkan panas ke area perut dapat meredakan nyeri. Anda dapat mengisi air hangat kedalam botol atau bantal pemanas untuk ditempelkan ke bagian perut. Panas yang dihantarkan ke perut dapat mengendurkan otot dan meredakan kram.

Selain itu, panas juga dapat membantu otot rahim dan organ di sekitarnya rileks yang otomatis meredakan kram dan ketidaknyamanan. Anda juga dapat menempatkan bantal pemanas di punggung bawah untuk menghilangkan sakit punggung.

 

4. Mengoleskan Minyak Esensial

Cara terkakhir yang bisa Anda coba adalah mengoleskan minyak esensial.

Ada sebuah penelitian yang membandingkan pereda nyeri haid setelah mendapat pijat perut pada dua kelompok siswa perempuan.

Satu kelompok mendapat pijatan menggunakan minyak almond, sedangkan kelompok lain mendapat pijatan menggunakan campuran minyak esensial yang terdiri dari kayu manis, cengkeh, lavender, dan mawar dalam basis minyak almond.

Para peneliti menemukan bahwa kelompok yang menggunakan minyak esensial merasa lebih lega dari kram menstruasi daripada kelompok yang hanya menggunakan minyak pembawa.