5 Dampak Buruk Konsumsi Obat Pelangsing

Playxfit

1. Sering BAB

Orlistat adalah salah satu kandungan dari obat pelangsing. Kandungan ini yang menyebabkan penggunanya terlalu sering buang air besar (BAB). Orlistat akan merangsang kontraksi usus besar sehingga BAB menjadi lebih lancar. Jika dikonsumsi secara terus menerus, maka akan menyebabkan diare yang berkelanjutan dan menjadikan tubuh dehidrasi dan lemas hingga sulit beraktivitas.

 

2. Ketergantungan

Hal kedua yang perlu dikhawatirkan ketika mengonsumsi obat pelangsing instan adalah ketergantungan. Tubuh akan merasa tidak bisa lepas dari obat itu. Hal ini terlihat saat memutuskan untuk berhenti, namun muncul reaksi tidak wajar pada tubuh.

Misalnya, saat memutuskan untuk berhenti mengonsumsi obat pelangsing, berat badan justru naik. Atau timbul gejala kepala pusing atau tidak enak badan.

“Hal ini dikarenakan proses pembakaran hanya menggantungkan dari konsumsi obat pelangsing. Padahal seharusnya, pembakaran lemak wajib mengandalkan proses metabolisme tubuh. Cara kerja obat pelangsing ini sama halnya saat mengonsumsi alkohol, rokok ataupun narkoba. Kandungan penthremine yang ada di dalam obat pelangsing yang akan menyebabkan kecanduan,” jelas Jansen.

 

3. Memengaruhi Jantung

Banyak obat pelangsing dapat mempercepat metabolisme tubuh dan detak jantung untuk meningkatkan jumlah energi yang dibakar. Karena obat pelangsing mampu meningkatkan kinerja jantung, dampak ini dikatakan Moyad berisiko menyebabkan detak jantung tidak teratur atau aritmia. Lebih parahnya, mengonsumsi obat pelangsing bisa menimbulkan kerusakan atau malfungsi pada katup jantung dan otot jantung. Semua efek samping dari obat pelangsing pada gilirannya memicu serangan jantung atau penyakit kardiovaskular di kemudian hari.

 

4. Metabolisme Tubuh Rusak

Sebagai makhluk hidup, tentu kita membutuhkan makanan sebagai bahan energi untuk beraktivitas. Namun, mengonsumsi obat diet sebagai pengganti makanan akan menyebabkan proses metabolisme tubuh terganggu. Organ-organ di dalam tubuh akan kekurangan energi hingga mengalami kerusakan.

 

5. Tubuh Kekurangan Nutrisi

Di dalam obat pelangsing juga terkandung phenterimine dan topiramate yang berperan dalam menekan nafsu makan. Ketika mengonsumsi obat pelangsing, pengguna biasanya tidak memerhatikan asupan nutrisi dengan baik. Mereka justru menahan lapar dan mengurangi zat gizi penting. Hal ini bisa menyebabkan proses metabolisme terhambat sehingga tubuh merasa mudah lelah.