4 Tips Agar tidak Kehabisan Napas Saat Berlari

Teknik Pernapasan saat Lari Agar Tak Mudah Terengah-engah

Lari adalah olahraga yang mudah dilakukan, murah, dan bisa dilakukan di mana saja. Jenis olahraga kardio ini juga punya banyak manfaat untuk kesehatan, antara lain meningkatkan kepadatan tulang dan meningkatkan sistem kardiovaskular. Namun, banyak orang yang tidak bisa mengatur napas mereka dengan baik ketika sedang berlari sehingga akhirnya mereka jadi ngos-ngosan dan tidak kuat lagi untuk lanjut berlari.

Kehabisan napas saat berlari sebenarnya bisa disebabkan oleh berbagai macam hal seperti Teknik berlari yang salah, asma, dan lain-lain. Nah, agar kamu bisa berlari dengan maksimal, perhatikan tips berikut agar tidak kehabisan napas saat berlari.

  1. Lakukan pemanasan yang cukup

Jangan malas untuk melakukan pemanasan sebelum ber lari. Pemanasan sangat penting untuk mempersiapkan tubuh kamu sebelum melakukan aktivitas fisik yang cukup menguras tenaga. Jadi, lakukanlah pemanasan setidaknya selama 20 menit dengan berjalan atau jogging dengan kecepatan yang standar. Bila kamu sudah mulai berkeringat, tandanya tubuh kamu sudah mulai memanas dan kamu bisa mulai berlari.

  1. Menerapkan Teknik pernapasan yang tepat

Tekni pernapasan yang salah bisa menjadi salah satu faktor kamu kehabisan napas saat berlari. Bila kamu bernapas pendek-pendek, maka hal itu tidak akan efektif untuk pertukaran udara. Jadi, sebelum lari, cobalah untuk menenangkan diri dan Tarik napas yang Panjang dan dalam posisi diam.

Lebih baik lagi bila kamu melakukan pernapasan perut. Caranya, ambil napas melalui hidung, lalu hembuskan napas melalui mulut secara perlahan dengan memaksa udara keluar dari paru-paru.

  1. Coba lari dalam ruangan

Sering kehabisan napas saat berlari juga bisa disebabkan karena adanya alergi terhadap suhu yang rendah atau lembap. Bila kamu sulit bernapas akibat alergi, cobalah berlari di dalam ruangan dengan menggunakan treadmill. Berlari di dalam lingkungan dengan iklim yang terkontrol mungkin dapat mengurangi napas yang ngos-ngosan saat berlari.

  1. Bernapas melalui mulut

Walaupun Teknik bernapas melalui hidung disarankan untuk mengontrol aliran udara yang masuk, namun nyatanya, saat berlari tubuh menuntut asupan oksigen yang lebih besar dari volume udara yang bisa dihirup oleh hidung, sehingga bernapas melalui mulut adalah solusi yang terbaik. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, ambillah napas dalam-dalam, jangan bernapas dengan tergesa-gesa.

Itulah 4 tips agar tidak kehabisan napas saat sedang berlari.